August 3, 2021

Sejumlah Warga Kena Sanksi Saat Bob Gabungan Mebidang Covid-19 Gelar Razia dan Sosialisasi

Sejumlah Warga Kena Sanksi Saat Bob Gabungan Mebidang Covid-19 Gelar Razia dan Sosialisasi

Medan, Akuratnews. com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) balik melakukan sosialisasi dan pendisipilinan protokol kesehatan pada masyarakat di Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang (Mebidang). Di Medan sendiri, gugus tugas melaksanakan sosialisasi di Jalan Yos Sudarso dan Simpang Limun Medan, Selasa (25/8/2020).

Di Jalan Yos Sudarso, Claire Gabungan yang terdiri GTPP Covid-19 Medan, TNI, Polri dan Satpol PP memberikan pengarahan pada masyarakat untuk tetap menggunakan masker di area publik. GTPP Covid-19 Medan juga menerapkan Peraturan Walikota (Perwal) Medan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19) di Kota Medan.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, Wakil Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Mebidang (Kepala Kantor Kawasan Kementerian Pertahanan Sumut) Azhar Mulyadi, Plt Kepala Dinas Komunikasi john Informatika Provinsi Sumut Irman Oemar.

Plt Walikota Medans Akhyar Nasution mengingatkan pada rakyat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Akhyar menyontohkan bahwa ia yang kerap mematuhi protokol kesehatan masih juga mampu terpapar virus tersebut.

“Saya ini setiap hari tertib disiplin menggunakan masker, masih boleh kena juga. Apalagi saudara-saudara kindertagesstätte tidak menggunakan masker, maka daya terkena Covid-19 lebih tinggi jadi. Kalau sudah kena, pengobatan yang sangat lama dan biayanya mahal, ” ucap Akhyar.

Akhyar juga menyampaikan jumlah penduduk yang terinfeksi di Kota Medan sampai saat ini terus meningkat. Data terakhir disampaikannya, 3. 000-an masyarakat yang sudah positif terkontaminasi. Oleh karenanya, ia meminta penduduk untuk mematuhi protokol kesehatan.

Wakil Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Mebidang Azhar Mulyadi mengatakan, dengan kebersamaan dan gotong royong diharapkan dapat menuntaskan pandemi terkait. Menuru Azhar, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah memerintahkan gugus tugas untuk lebih memfokuskan penanganan di dalam Mebidang.

“Sesuai perintah Gubernur Edy Rahmayadi untuk memfokuskan tugas kita di Mebidang. Kesempatan kita bersama ini bisa sudah, ” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Irman Oemar menyampaikan, bahwa kegiatan itu merupakan perintah Gubernur Sumut melintasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor thirty four Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Remate Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sumut. Dalam penerapan disiplin masyarakat pada protokol kesehatan dilancarkan tindakan di lapangan.

Dijelaskan Irman, protokol kesehatan tersebut meliputi memakai masker, rajin menyuci tangan dan menjaga jarak oleh standar kesehatan. Diharapakan nantinya blogging rutin ini dapat memutus penyebaran Covid-19 yang saat ini difokuskan di daerah Mebidang.

“Ya mudah-mudahan kita akan meraih memutus mata rantai Covid sekarang, penyebaran penyakit ini dapat meminimalisir, ” katanya.

Untuk razia masker dan sosialisasi indonesia, petugas gabungan membagikan masker dalam masyarakat dan pengguna jalan dalam melintas di Jalan Yos Sudarso juga memberikan sanksi. Sanksi motivation up dan penyitaan kartu identitasi (KTP) juga dilakukan dalam incursión ini yang mengacu pada penerapan Perwal Medan Nomor 11 1 thaun 2020 Pasal 15 ayat (1).

Sebanyak 33 orang dilakukan tindakan push up, juga 9 orang disita KTP disebabkan dengan acuh tidak menggunakan masker di jalanan. Di antaranya warga Medan 6 orang, Deli Serdang 2 orang dan Langkat 2 orang. KTP ini sendiri sanggup diambil masyarakat di Kantor Satpol PP Kota Medan dan berperan langsung tanpa diwakilkan.

Pada sosialisasi di Pajak Simpang Limun Medan, Tim Gabungan jua melakukan sosialisasi pada pedagang maupun pembeli, seraya mengingatkan untuk pasti menggunakan masker agar dapat melindungi diri sendiri dan keluarga.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan para pedagang atas sosialisasi tersebut dan diharapkan pembagian masker ini terus dilaksanakan, supaya kesedaraan masyarakat pada protokol kesehatan semakin baik.

“Kita mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah sudah mengingatkan kita untuk tentu memakai masker. Terima kasih jua dapat masker gratis, ” ucap Yuni, salah satu pedagang kain di Simpang Limun.