September 21, 2021

Pungutan Cibitung-Cilincing Siap Lengkapi Wujud Jaringan JORR-2

AKURATNEWS – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Melayang Tol (BUJT) terus berupaya menyelesaikan target pembangunan ruas-ruas tol baru, salah satunya yakni ruas Tol Cibitung-Cilincing (34 km) yang ialah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jalan tol ini mau melengkapi struktur jaringan ulama di kawasan Jabodetabek, yang telah memiliki jaringan pungutan lingkar dalam kota serta lingkar luar (Jakarta Outer Ring Road/JORR) I dengan sudah operasional dan JORR-2 yang tengah dalam cara konstruksi.

Besar Biro Komunikasi Publik, Krisno Yuwono mengatakan, kehadiran Tol Cibitung-Cilincing yang merupakan jaringan jalan tol di daerah Metropolitan Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tanggerang-Bekasi) bakal menghubungkan konektivitas kawasan pabrik di Cikarang dengan Pangkalan Tanjung Priok.

“Selain itu juga menyerahkan dukungan kelancaran mobilitas, pergerakan komuter dan logistik, khususnya menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing, ” terangnya.

Jalan Tol Cibitung – Cilincing terdiri atas 4 seksi, secara progres konstruksinya keseluruhan telah mencapai 85, 38 komisi. Proyek infrastruktur ini ditargetkan akan segera selesai dalam tahun 2021 dan dioperasikan.

“Khusus buat seksi 1 sudah tes laik fungsi, tinggal pekerjaan minor. Setelah uji laik fungsi selesai maka bisa difungsionalkan segera, ” logat Plh. Anggota BPJT Bagian Kementerian PUPR Mahbullah Nurdin dalam kunjungan lapangan, Selasa (4/5).

Nurdin mengatakan, pembangunan jalan pungutan ini dikerjakan BUJT PT. Cibitung Tanjung Priok Port Tollways dengan kontraktor PT. Waskita Karya dan konsultan supervisi PT. Virama Karya SMEC Denka.

“Total nilai investasinya sekitarr Rp 12, 9 triliun untuk keseluruhan 4 bagian, ” ujarnya.

Direktur Utama PT. Cibitung Tanjung Priok Port. Toolways Thorry Hendarto mengungkapkan, era ini untuk Seksi 1 SS Cibitung-Telaga Asih (2, 65 km) progresnya sudah mencapai 99, 72 tip.

“Mudah-mudahan sesudah Lebaran selesai proses order minor (finishing) seksi 1 sehingga target awal Juni 2021 sudah operasi, sebab untuk konstruksi fisik sudah selesai, ” ujarnya.

Selanjutnya, untuk Bagian 2 Telaga Asih-Muara Bakti (10, 1 km) progresnya mencapai 98, 06 persen, Seksi 3 Muara Bakti-Kanal Banjir Timur (14, 35 km) progresnya mencapai 91, 86 persen, dan Menawan 4 Kanal Banjir Timur-Cilincing (7, 2 km) progresnya mencapai 58, 78 komisi.

“Seksi 2 dan 3 ditargetkan simpulan Oktober 2021 paling lambat rampung dan sisanya menawan 4 akhir Desember 2021 kami optimis rampung jika sisa lahan yang belum bebas di Jakarta Utara sekitar 1, 6 km dapat bebas dalam dua bulan ke depan, ” tutur Thorry.

Menurut Thorry, jalan tol yang merupakan bagian lantaran Jalan Tol JORR 2 ini, nantinya juga mampu mempersingkat waktu tempuh kunjungan khususnya dari wilayah Timur Jakarta menuju Utara Jakarta.

“Dari Cibitung ke Tanjung Priok lazimnya sekitar 1 jam lebih lewat Japek dan pungutan dalam kota, kalau melalui tol ini kira-kira setengah jam tembus, ” ujarnya.

Jaringan Pungutan JORR 2 sepanjang 109, 57 km melingkar daripada Bandara Soekarno Hatta, Cinere, Cimanggis hingga Pelabuhan Semenanjung Priok terdiri atas 6 ruas. Sebanyak 3 ruas telah rampung yakni Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14, 19 km), Kunciran-Serpong (11, 19 km), dan Serpong-Cinere (10, 1 km).