August 5, 2021

Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan Jalani Wasit di Tempat

Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan Jalani Wasit di Tempat

Surabaya, Akuratnews. com kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama-sama dengan TNI dan Satpol PP Kota Surabaya merazia pengguna Hidup Pogot, Kelurahan Kali Kendinding, Kecamatan Kenjeran, Rabu (17/9/20).

Dari operasi yustisi protokol kesehatan itu, petugas menjaring puluhan pelanggar dan langsung di sidang ditempat.

Hakim, Jaksa & panitera dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dipersiapkan di lokasi biar para pelanggar dapat ditindak langsung.

Setelah menjalani wasit tindak pidana ringan (Tipiring) ke-44 orang pelanggar, diwajibkan membayar kompensasi di lokasi. Sedangkan bagi yang tidak bisa membayar denda itu diberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan.

Selain tersebut, Polisi juga membagikan masker pada para pelanggar saat menunggu giliran sidang tipiring.

“Kita Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tiba dari kemarin, sudah melakukan berdiam yustisi, bekerja sama dengan Satpol PP Kota, Kecamatan, Koramil, Meja hijau Negeri, dan Kejaksaan. Kami mengabulkan operasi yustisi secara stasioner maupun mobile. Lha pagi ini, awak melakukan operasi yustisi stasioner, ” terang Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anggi Saputra, Rabu (16/9/2020).

Kata Anggi sasaran operasi yustisi ini adalah, masyarakat yang keluar rumah tidak memakai masker.

“Kita mencari masyarakat yang tidak menggunakan kedok untuk kita laksanakan sidang ditempat, ” ungkap Anggi.

“Sementara yang terdata ada 44 masyarakat yang tidak menggunakan kedok. Kemudian langsung melaksanakan sidang ditempat, putusan variatif, tergantung hakim dengan memutuskan. Apabila dirasa yang bersangkutan tidak bisa membayar denda, putusannya mereka diminta untuk melaksanakan hukuman sosial berupa bersih-bersih, ” tandas Anggi.

Salah kepala pelanggar yang mendapat sanksi balasan bersih-bersih jalan, Supriyanto (35) awak Surabaya, mengaku jera dan berniat akan taat protokol kesehatan.

“Iya tadi disidang ditempat, tadi kena denda Rp 50 ribu, tapi nggak bisa tukar hukumannya diganti suruh menyapu. Kapok, besok pakai masker, ” ego Supriyanto.

Anggi serupa menjelaskan, operasi yustisi di daerah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan terus dilakukan untuk membinasakan mata rantai penyebaran COVID-19.

“Terus, operasi ini mau kami laksanakan rutin, baik pagi maupun malam, di titik-titik taat evaluasi kami, yang masih menjadikan episentrum daerah Covid 19, serta juga masyarakat yang tidak menggunakan masker, ” papar Anggi.

Sementara itu, Polres Pangkalan Tanjung Perak juga mendapati 38 pelanggar saat operasi yustisi di pintu tol Dupak.

“Kemudian (kemarin) siangnya kita kerjakan lagi operasi yustisi di daerah Krembangan, ini juga merupakan bahan perbatasan Surabaya-Gresik, wilayah Utara, terjebak 27 pelanggar, ” pungkas Anggi.