September 21, 2021

Pergeseran 10 Ruas Jalan Ibukota Dibatasi

AKURATNEWS – Guna menekan penyebaran Covid-19, pembatasan mobilitas pengguna tiang di Jakarta dilakukan. Walau begitu, pengguna jalan masih diperbolehkan melintas dengan dalih tertentu.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo pada konferensi pers bersama pada Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/6) menyebut, ambulans hingga petugas TNI-Polri yang melakukan patroli masih diizinkan melintas di masa pemisahan 10 titik jalan dalam Jakarta ini.

“Ada beberapa pengecualian yang boleh melintas, pertama warga jadi walaupun jalan itu dibatasi karena yang bersangkutan adalah penghuni di ruas jalan tersebut maka diperbolehkan. Kedua adalah kaitannya secara kesehatan ambulans, apotek, vila sakit, untuk tujuan-tujuan tersebut masih boleh melintas. Kalau di ruas jalan tersedia hotel maka tamu-tamu hotel maupun yang mau berkunjung ke hotel, itu masih diperbolehkan. Kemudian keempat mobilitas keadaan darurat, misalnya ada kebakaran, kepolisan, ambulans, dari TNI, dari patroli penegak disiplin, kalau mau melintas jalan itu, masih diperbolehkan. Keempat inilah yang bakal dikecualikan. Boleh melintas bilamana dimulainya terjadinya pembatasan, ” kata Sambodo.

Pembatasan mobilitas ini akan berlaku mulai malam ini pukul 21. 00 WIB sampai pukul 04. 00 WIB.

Beserta rincian 10 titik dengan dilakukan pembatasan:

  1. Bulungan dari Traffic Light Bulungan belakang Kejagung sampai dengan kawasan Mahakam.
  2. Kemang mulai dari pertigaan Kem Chicks kemudian sampai McD, sampai ke ujung arah daksina ke dekat Jalan Barang.
  3. Gunawarman, Suryo dan SCBD dari Gunawarman depan KFC sampai pertigaan Apotek Senopati sampai benar ke Santa-Blok S.
  4. Sabang sepanjang Pekerjaan Sabang.
  5. Cikini Raya dari Jalan Cikini sampai dengan Raden Saleh
  6. Asia Afrika mulai dari Traffic Light pertigaan Hotel Fairmont datang dengan pertigaan Pakubuwono Mustopo, Senayan City.
  7. BKT sepanjang jalan BKT.
  8. Seluruh zona Kota Tua Jakbar berangkat dari Hayam Huruk sampai Kunir Stasiun Beos.
  9. Boulevard Kelapa Gading.
  10. Kawasan PIK yaitu PIK 2 setelah nyeberang jembatan.

Sambodo menjelaskan pembatasan 10 bintik jalan di Jakarta ini dilakukan secara situasional. Penyekatan mobilitas juga bisa digeser ke wilayah lain.

“Sampai kapan, sifatnya situasional artinya kalau dirasakan sudah cukup sudah mulai membaik situasi di danau, kita akan berhentikan pembatasan ini dan bisa saja kemudian pindah ke kawasan-kawasan lainnya yang kita ibarat masih sering terjadi aturan kesehatan maupun pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan baik perintah Mendagri keputusan gubernur dan sebagainya, ” pungkasnya.