May 13, 2021

Penanganan Banjir di Depok Tuai Kritik Dari Kandidat Wawalkot Depok

Penanganan Banjir di Depok Tuai Kritik Dari Kandidat Wawalkot Depok

Depok, Akuratnews. com – Penanganan banjir yang kerap terjadi diberbagai wilayah di Depok pasca diguyur hujan deras menanggung kritik dari kandidat Wakil Wali Kota (Wawalkot) di Pilkada Depok 2020.

Kritik tersebut muncuat dari satu-satunya kandidat Wawalkot Depok 2020 – 2025 secara latar belakang insinyur teknik biasa Afifah Alia lantaran upaya penanganan banjir dinilai sangat tak suntuk.

“Penanganan banjir benar tidak maksimal bahkan terkesan tak dikerjakan dan yang dikerjakan cuma membuang anggaran, “ujar Afifah, Senin, (12/10/2020).

Menurutnya roman jika Anggaran Pendapatan Belanja Wilayah digunakan untuk hal yang gegabah lantaran banyak saluran yang dikerjakan secara asal, tidak sesuai elevasi kali.

Depok, sekapur Afifah, selama ini belum pernah melakukan normalisasi kali secara lengkap. Normalisasi kali selalu dilakukan dengan sebagian. Padahal kali tidak bisa diperlakukan seperti itu.

“Normalisasi perlu dilakukan secara utuh. Kalau dikerjakan secara benar, ada titik banjir yang berkurang setiap tahunnya sehingga hanya hamburkan taksiran saja, “kata Afifah saat dihubungi Akuratnews. com.

Dia meyakini banjir akan bisa teratasi jangka waktu pada 10-15 tahun selama dikerjakan secara benar dan bertahab. “Saya yakin kita bisa atasi banjir di Depok, ” jelas Afifah.

Soal banjir, diiakui Afifah dirinya pula pernah berikan kritik terhadap kemampuan Pemkot Depok  pada beberapa tarikh lalu. “Saya sudah mengkritik kerja Pemkot Depok sejak 10 tahun yang lalu, ” ucap satu-satunya kandidat Wali Kota Depok yang wakili kaum hawa ini.

Tetapi memang, lanjut tempat, Pemkot Depok tidak menepatkan Aparatur Sipil Negara pada tempatnya. Contohnya ada ASN berlatarbelakang sarjana ekonomi yang diberi jabatan bidang teknis sebagai Kepala Seksi di DPUPR.

“Nanti saya hendak bahan secara utuh bagaimana anggaran dibuang untuk proyek yang seharusnya tidak dilakukan, ” pukas Afifah.

Sementara, Kepala Jawatan Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Dadan Rustandi saat dikonfirmasi terkait banjir via pesan whats app sejak siang hari hingga berita ini ditayangkan masih belum berikan respon positif.

Sesuai diberitakan, warga yang ada dibarbagai wilayah di Depok seperti Krukut, Limo, Perumahan Puri Cinere, Cinere, Tirta Mandala, Sukmajaya, Pasir Putih, Sawangan alami kebanjiran.

Berikutnya, langganan banjir terjadi pada Jalan Kampung Utan, dan Perumahan Permata Depok, Pondok Jaya, Cipayung, Jalan Arif Rahman Hakim, Beji, Jalan Margonda Rsya Depok Final kali banjir terjadi saat Depok diguyur hujan deras pada 10 Oktober 2020 kemarin.