October 22, 2021

PBJ, Lima Paket Tender yang Memiliki Pagu Anggaran Mulia

AKURATNEWS – Realisasi tender pengadaan barang & jasa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Negeri Kota (Pemkot) Bogor had memasuki tiga tahun ini telah mencapai 110 paket atau 70 persen.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Tanah air Bogor, Henny Nurliani mengutarakan, berdasarkan rencana umum pengadaan (RUP) per Agustus 2021 tercatat ada 159 bagian yang harus ditender tersebar di OPD. Jumlah itu di luar anggaran honorarium tambahan (ABT).

Sampai saat ini, disebutkan Henny, proses tender dengan sudah selesai tercatat ada 97 paket. Paket-paket ini dengan kata lain sudah ada pemenangnya dan disampaikan ke OPD serta periode pelaksanaan di OPD. Tatkala untuk paket yang masih dalam proses tender tiba dari tahap penawaran & evaluasi tercatat 13 bagian.

“Ada juga beberapa paket yang telah disampaikan ke kita, tapi belum diperiksa tender atau diperiksa ulang oleh Pokja, “katanya, Jumat 17 September 2021 di gedung DPRD Kota Bogor.

Henny menyampaikan, sejauh tersebut ada tujuh paket yang dinyatakan gagal tender. Ketujuh paket tersebut, antara asing kajian aksi daerah gas rumah kaca, kendaraan bermotor sampah, perencanaan terkendali TPA, konsultan pembangunan TPT Ciliwung, SD Negeri Pamoyanan dan SD Negeri Cibereum.

“Gagal lelang tersebut macam-macam. Ada yang gagal kembali ke OPD, kemudian dikaji kembali atau semacam apa tindaklanjutnya. Ada selalu pelaksanaan yang Proyek PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) tak jadi ditender bisa menjelma PL (penunjukan langsung), ataupun tidak jadi ditender setelah dikaji ulang oleh PPK tidak cukup waktu, ” jelasnya.

Untuk ini, secara keseluruhan tender yang telah selesai serta tengah berproses totalnya 110 paket. Selain itu, sedang ada sekitar lima bagian yang belum proses tender dan tahap dikaji kembali oleh Pokja. “Jadi paket tender yang sudah siap sesuai dengan nilai kontrak sebesar Rp172 miliar. ”

Pada tarikh ini, tercatat nilai tersedia lima paket tender dengan memiliki pagu anggaran agung, yakni pembangunan lanjutan Masjid Agung Rp32 miliar, penambahan Jalan Suryakencana Rp30 miliar, Alun Kota Bogor dan revitalisasi gedung perpustakaan per Rp14 miliar serta pembangunan lanjutan satu atap Rp11 miliar.

Kemudian 1 2