August 3, 2021

Meski Berat, Pemkab Sinjai Raih SAKIP Nilai B sejak Menpan-RB

AKURATNEWS awut-awutan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia, kembali memberi apresiasi berupa penghargaan pada sejumlah instansi pemerintah terpaut Sistem Akuntabilitas Kinerja Jawatan Pemerintah (SAKIP) tahun 2020.

Sebanyak 626 instansi pemerintahan yang menjadi lokus evaluasi akuntabilitas kemampuan dan pelaksanaan birokrasi perombakan, diantaranya 84 lembaga & kementerian, 34 pemerintah provinsi, dan 508 pemerintah kabupaten atau kota.

Di Sulawesi Selatan sendiri, sedikitnya 11 pemerintah kabupaten atau kota menerima penghargaan tersebut. Salah satunya Kabupaten Sinjai yang meraih SAKIP predikat B, sedangkan buat Reformasi Birokrasi predikat CC.

Penghargaan itu diketahui melalui SAKIP Award Kemenpan-RB secara virtual langsung dari Hotel Bidahara, Jakarta, Kamis (22/4/2021)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar Mukmin menuturkan, penilaian SAKIP predikat B ini patut disyukuri, karena untuk memperoleh nilai ini sangat berat.

“Semoga kedepan bisa lebih menyusun lagi SAKIP kita, biar bisa mencapai target yang lebih maksimal, ” ungkapnya, usai menghadiri SAKIP Award secara virtual.

Terpisah, Kadis Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai, Tamzil Binawan menuturkan, capaian SAKIP Predikat B itu telah diraih Kabupaten Sinjai tiga kali berturut-turut dengan nilai hasil evaluasi yang terus meningkat setiap tahunnya.

Untuk tahun 2018 nilai SAKIP 62, 12 poin, tahun 2019 nilainya 64, 85 pokok, dan tahun 2020 balik meningkat 1, 26 pokok atau menjadi nilai 66, 11 poin.

“Alhamdulillah untuk Sinjai kita sudah mendapat nilai B seperti tahun lalu buat SAKIP. Dimana ada pengembangan nilai dari tahun lulus itu 64, 85 pokok dan tahun ini 66, 11 poin, sedangkan buat RB sendiri kita tentu mendapatkan nilai CC, ” jelas Tamzil.

Mantan Kabag Organisasi & Tatalaksana Setdakab Sinjai itu kemudian optimis, predikat SAKIP Kabupaten Sinjai kedepannya akan semakin meningkat.

Hal itu dikarenakan ketekunan Pemkab Sinjai dalam meningkatkan kualitas implementasi menajemen kemampuan dan birokrasi reformasi bagaikan penyusunan peta polibisnis.

“Insya Allah secara kerja keras dan bantuan dari teman-teman kepala OPD, sehingga kedepan ini mampu lebih meningkat lagi ukuran SAKIPnya, ” harapnya. ***