August 3, 2021

Mendatangi Peternak Mustahik, BAZNAS Siapkan Tampang Pemberdayaan Peternak

Mendatangi Peternak Mustahik, BAZNAS Siapkan Tampang Pemberdayaan Peternak

Jakarta, Akuratnews. com – Pemberdayaan peternak menjadi salah utama konsep fundamental yang bisa menyerahkan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi mustahik.

Merespon hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar bedah buku Panduan Rencana Balai Ternak BAZNAS dan Pelajaran Pendampingan.

Buku itu berisi tahapan umum program pemberdayaan peternak mustahik dan panduan teknis pelaksanaan setiap tahapan program. Sedangkan buku Materi Pendampingan berisi bahan tentang pengetahuan dan pemahaman rencana BAZNAS dan konsep program Bangsal Ternak.

Digelar secara online melalui kanal youtube BAZNAS TV, Jumat, (16/10) hadir di acara tersebut, anggota BAZNAS, Ir. Nana Mintarti, MP, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian RI, Ir. Sugiono, MP, Eksekutif Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Dr Irfan Syauqi Beik PhD, Kepala Lembaga Program Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS, drh. Ajat Sudarjat, Pendamping Program Balai Ternak BAZNAS, Indra Sofwatama, S. Pt dan Gagan Setiawan, S. Pt.

Dalam sambutannya, Nana Mintarti mengatakan bahwa pemberdayaan peternak merupakan konsep yang fundamental yang mampu mendorong berjalannya program dengan indah serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi mustahik.

“Diharapkan bagi teman-teman pendamping dengan adanya buku ini dapat menjadi prinsip menjalankan program sehingga terwujudnya aspek kelembagaan peternak, basis perubahaan baik, kontribusi secara nasional, dan semua peternak dapat akses yang pas baik keilmuan, sosial, dan kelembagaan, ” ujarnya.

Tengah Direktur Perbibitan dan Produksi Peliharaan Kementerian Pertanian RI, Sugiono menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS yang langsung bergerak maju dalam meningkatkan ketenteraman bagi peternak.

“Melalui dukungan dari BAZNAS dengan pemberdayaan peternak ini, tentunya dapat meningkatkan populasi nasional. Dunia peternakan menjadi salah satu sektor ekonomi pada masa depan yang menunjang perekenomian Indonesia, ” katanya.

Kepala Lembaga Program Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS, Ajat Sudarjat menambahkan, Balai Ternak BAZNAS yang diinisiasi BAZNAS ini menerapkan rencana peternakan dan pemberdayaan.

“Dalam sektor peternakan menjalankan rencana pembiakan untuk peningkatan populasi & menjaga stabilitas suplai ternak nasional dalam bentuk sentra produksi peliharaan dan peningkatan pendapatan peternak. Namun konsep pemberdayaan melalui dana derma meliputi kegiatan pendampingan dengan cara pemberdayaan ekonomi masyarakat, ” jelasnya.

Ajat berharap secara adanya Buku Panduan Program Bangsal Ternak BAZNAS dan Buku Wujud Pendampingan ini dapat mewujudkan perolehan tujuan Kemandirian Peternak Mustahik sejak tiga aspek yaitu aspek ekonomi, kelembagaan dan mental spiritual.

Kumpulan Materi Pendampingan Rencana Balai Ternak BAZNAS ini terdiri dari 12 bab mulai dari membangun kemandirian secara lembaga melalui materi pada bab kelompok, keuangan, administrasi, koperasi, dan mengenai Institusi BAZNAS.

Selain tersebut juga berisi tentang bagaimana mendirikan kemandirian secara ekonomi melalui pelajaran peternakan seperti manajemen kesehatan, manajemen reproduksi, pakan, dan pengolahan buatan peternakan.

Terakhir serupa membangun karakter dan peningkatan ibadah melalui materi mental spiritual, Keyakinan Islam, dan lingkungan.

Balai Ternak BAZNAS merupakan kalender pemberdayaan peternak mustahik yang diinisiasi BAZNAS dalam meningkatkan perekenomian mustahik. Program Balai Ternak yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) sudah memasuki tahun ke-2.

Pada fase ini, selain menjadi fase awal tahapan pertumbuhan, pengembangan usaha dan ancang-ancang pemandirian, juga memasuki tahapan pokok replikasi program di BAZNAS Daerah dan BAZNAS kabupaten atau kota. Balai Ternak BAZNAS saat itu tersebar di 11 kabupaten ataupun kota dengan total penerima khasiat sebanyak 456 peternak mustahik.