August 3, 2021

Mantap, Pemerintah Janji Perbaiki Bendungan Kalamisu

Mantap, Pemerintah Janji Perbaiki Bendungan Kalamisu

Sinjai, Akuratnews. com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan melalaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Pembentukan Ruang (PUPR) merespon cepat jalan warga Desa Baru, yang menginginkan perbaikan Bendungan Kalamisu Kanan (Talentoa), Jumat (11/12/2020).

Kepala Dinas PUPR Sinjai melalui Kepala Bidang SDA, A. Syarifuddin mengatakan, harapan warga terkait perbaikan saluran bendungan yang menemui kerusakan atau jebol akibat banjir, akan secepatnya direalisasikan.

“Kemarin informasinya telah kami dapat dan hari ini pak Ridwan selaku Kasi Pemeliharaan beserta pekerja PUPR, sudah turun langsung menyelenggarakan survei lokasi. Hasil surveinya diketahui saluran bendungan mengalami kerusakan atau jebol dengan panjang kurang lebih 20 meter, ” ungkap Syarif, yang dijumpai Akuratnews. com pada Jalan Bhayangkara Sinjai.

Ditambahkan Syarif, sebagai langkah segera, pemerintah akan menganggarkan pemasangan bronjong di awal tahun depan atau paling lambat di bulan Februari 2021 mendatang.

“Dari hasil pengamatan teman-teman di tempat, warga Desa Baru telah melangsungkan penanganan secara darurat sebagai langkah alternatif mengatasi kerusakan. Saya budi itu bisa cukup bertahan dua sampai 3 bulan kedepan, namun anggaran pemeliharan sisa untuk bulan depan. Insya Allah akan kita benahi. Itu untuk pemasangan bronjong, karena kalau permanen, itu tidak bisa, ” pungkasnya.

Sebelumnya, Kamis (10/12/2020) kemarin, sebesar warga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, bersusah payah memperbaiki Tambak Kalamisu Kanan (Talentoa) yang jebol dan rusak parah sejak tarikh 2017, akibat banjir.

Perbaikan dilakukan karena Bendungan Kalamisu Kanan merupakan satu-satunya sumber cairan atau irigasi untuk puluhan hektar lahan pertanian disaat memasuki musim tanam. Hal itu diungkap Andi Rancing, petani Desa Baru yang turut bergotong royong memperbaiki media bendungan agar mengaliri lahan pertanian.

“Kami melakukan pembaruan bendungan tumbang dan bocor dengan menggunakan karung berisi pasir, supaya air masuk ke sawah. Ini kami lakukan setiap musim menanam tiba. Berharap dengan kondisi sejenis ini, ada perhatian dari pemerintah, ” harap Petta Anci, sapaannya.

Hal senada juga disampaikan tokoh pemuda Desa Baru, Satria Pairing. “Sangat disayangkan luput lantaran perhatian Pemkab Sinjai. Padahal Talentoa ini adalah salah satu tanggul yang mengairi persawahan sekitar 50 hektar dan lumbung padi yang ada di daerah Kecamatan Sinjai tengah, ” bebernya.