August 3, 2021

Leo Asali Amat Kehilangan Pada Meninggalnya Rachmawati Soekarnoputri

AKURATNEWS – Innalillahi wa innailaihi rojiun, kabar jarang datang dari keluarga Pemimpin pertama RI Ir. Soekarno.

Adik sebab Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputi, Rachmawati Soekarnoputri dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 06. 45 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Selebgram yang juga saudara dekat Didi Mahardika, Leo Asali mengenang sosok almarhumah Rachmawati Soekarnoputri sebagai orang yang baik hati, taat pendirian dan menghormati pembentukan orang lain.

“Saya berdo’a ke hadirat Allah semoga menerima segala amal kebaikan Ibu Rachma dan mengampuni segala kekhilafan beliau semasa hidupnya, ” harapnya, Sabtu 3 Juli 2021.

Leo Asali juga menyebut bahwa almarhumah semasa hidupnya adalah orang yang sangat elegan, apalagi ketika berbincang-bincang.

Sebagai teman dekat Didi Mahardika, Leo Asali amat kehilangan dengan kematian Rachmawati Soekarnoputri.

“Sebagai teman dekat akang Didi saya amat kematian dengan wafatnya Ibu Rachmawati. Soalnya beliau sudah seperti ibu sendiri. Kalau sampai ke rumah kami diajak ngobrol, bercanda dan juga makan-makan bersama, ” memikirkan Leo yang juga pemilik LA STORE tersebut.

Kenangan yang tak pernah terlupakan dari Leo adalah keramahan dan kepedulian Rachmawati.

“Dia itu ramah sekali di kami-kami temannya mas Didi yang kerap datang ke rumah. Dia juga memiliki kepedulian yang amat luhur, memerhatikan kami semua. Walaupun begitu sikap tegasnya tentu terlihat, ” ucap pemilik akun IG @leo_asali itu.

Leo mengucapkan, almarhumah memiliki keinginan supaya kita, bangsa Indonesia tak didikte dan dikendalikan hajat bangsa lain.

“Karena itu, Bu Rachma kritis terhadap perkembangan dan kekuasaan politik, siapapun yang berkuasa. Mengedepankan idealisme & rela berada di luar lingkaran kekuasaan adalah objek yang melekat pada kepribadian beliau. ” papar Leo.

Hal tersebut, kata dia, menjadi kursus dan keteladanan bagi kita semua. Dan yang ditinggalkan almarhumah selama ini menurutnya telah purna.

“Selamat jalan Bu Rachma. Pulanglah ke haribaan Ilahi dengan jiwa yang sepi dan damai. Tugas-tugas Bu Rachma di dunia tersebut selesai sudah. ” pungkasnya. ***