September 21, 2021

Last Man Standing, Penghormatan John Paul Ivan Untuk Almarhumah Henry

Jakarta, Akuratnews. com-   Kepergiaan seseorang yang telah menjadi bagian perjalanan hidup selalu mengisahkan susah hati, apalagi jika kebersamaan tersebut telah terajut dengan tertib begitu lama.

Berbagai  cara orang  buat tetap mengenang kebersamaan itu selalu dilakukan, salah satunya lewat lagu.   Ritchie Blackmore mengenang kepergian Jon Lord koleganya di Deep Purple melalui sebuah cara atau musik instrumen. Ia  mendedikasikan karyanya yang berjudul “Carry on Jon” buat Alm, Jon Lord kibordis Deep Purple.

Hal serupa juga dilakukan  oleh John Paul Ivan atau erat disapa JPI. Ia  mendedikasikan karyanya untuk Hubert Henry Limahelu    koleganya di band Boomerang yang wafat pada 24 April lalu, lewat lagu “Last Man Standing”.

Patuh JPI lagu “Last Man Standing” ini sebetulnya sudah diciptakan sejak lama, tadinya  untuk single band RI1 yang beranggotakan JPI (Gitar),   Roy Jeconiah (Vocal),   Fajar Satritama (Drum), dan Lie Andy (Bass).

“Lagu tersebut sebelumnya saya persiapkan buat single project band RI1 bersama Roy Jeconiah tahun 2012 silam,   namun dikarena  tidak ada respon lebih lanjut dari si vokalis jadi gagal direkam, kemudian  project band tersebut di tahun 2018 selalu bubar jalan. Lalu corak ini saya rombak dengan lyrik yang baru,   dan akan saya didedikasikan untuk almarhum  Hubert Henry   “, jelas JPI di Jakarta,   Selasa (11/05/21).

Bertambah lanjut JPI menambahkan kalau lyrik dalam lagu tersebut merupakan sebuah gambaran dengan jalan apa perjuangan Henry yang belum tersampaikan, namun  ajal keburu menjemput.

“ Lirik dalam lagu “Last Man Standing” ini ialah gambarkan saya terhadap  status dan kondisi terakhir Henry,   dimana pada zaman dia berusaha atau memperjuangkan sesuatu yang hendak dia lakukan, tapi akhirnya tak tersampaikan, karena ajal sudah lebih dulu menjemputnya. Tetapi spirit semangatnya tak hendak pernah pudar dan mau selalu digaungkan melalui karya-karya yang sudah pernah ada”, tambah mantan gitaris Boomerang yang sudah 15 tahun bahu membahu bersama Almarhum.

Dalam pengerjaan single “Last Man Standing” ini JPI menggandeng beberapa teman musisi lainnya antaralain Andi Babas (Vocal), Lie Andi (Bass) dan Fajar Satritama (Drum), serta Windy Saraswati (harmony Vocal).

Selain didedikasikan untuk Almarhum Henry, lagu “Last Man Standing” ini serupa didedikasikan buat keluarga yang ditinggalkan, serta    untuk fans dan pecinta karya-karya  band Boomerang dimanapun berharta.

Selanjutnya  single lagu “Last Man Standing” ini  dirilis pada 10 Mei 2021    secara platform digital. Kemudian distribusinya dipercayakan kepada  label Bisa Music. Hasil  dari royalty streaming dan youtube single Last Man Standing, hendak di donasikan  untuk  anak Henry melalui istrinya  Louretta.

Dipilihnya Kamar Mei untuk merilis lagak Last man Standing ini tentu bukan tanpa alasan, sebab pada bulan Mei atau tepatnya tanggal 8 Mei adalah tepat hari jadinya Boomerang yang ke-27.

Ketika ditanya oleh  Voicemagz. com, kok judul lagunya “Last Man Standing?. JPI pun menjelaskan.

” Itu sesuai dengan kenyataan dengan ada, karena Henry adalah personil satu-satunya di band Boomerang setelah ditinggal sebab personil lainnya pada tahun 2020. Jadi Henry is The Last Man Standing”, tutup JPI. /Irish