August 3, 2021

KRI Nanggala-402 Resmi On Eternal Patrol

AKURATNEWS – Setelah lebih dari tiga hari dinyatakan hilang kontak, kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatkaan subsunk alias tenggelam oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Saya atas nama Panglima TNI dan seluruh prajurit serta keluarga besar TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam, ” kata Hadi sambil menahan tangis di jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali, Sabtu (25/4).

Hadi juga mengantarkan keprihatinan mendalam kepada prajurit yang on board dalam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak sejak Rabu, 21 April 2021 dalam perairan utara Bali.

“Kita semua merasa kehilangan dengan kejadian tersebut, ” ujar Hadi.

Tak lama sesudah dinyatakan tenggelam, jagat tanwujud diramaikan dengan istilah on eternal patrol atau dengan berarti ‘dalam patroli abadi’. Istilah on eternal patrol diketahui sudah dikenal sejak Perang Dunia II.

Dilansir dari situs wearethemighty. com, istilah on eternal patrol disematkan kala kapal selam berangkat mewujudkan misi militer di segara.

Selain on eternal patrol ada nama lain yang dipakai pada misi militer yang dikerjakan kapal selam. Jika pesawat selam ditugaskan untuk pertempuran, misi tersebut dikatakan war patrol atau patroli perang.

Sementara itu, istilah lain saat patroli adalah deterrent patrol ataupun patroli pencegahan. Patroli tersebut merupakan misi yang dijalankan oleh kapal selam untuk mencegah terjadinya serangan dibanding pihak musuh.

Istilah on eternal patrol baru disematkan pada kapal selam yang mengalami subsunk, dan tak bisa kembali ke pelabuhan.

Sehingga istilah on eternal patrol baru bisa disematkan pada prajurit yang mati dalam tugas itu jadi sebuah penghormatan terakhir untuk para pelaut dan warga kapal selam yang mati saat menjalankan tugas dan menjaga samudera dari serangan musuh.

Pekerjaan Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak itu terus dilakukan.

Terbaru, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengutarakan, komponen yang melekat di kapal selam dan dipercaya bagian dari KRI Naggala-402 telah ditemukan.

“Komponen tersebut berupa pelurus tabung, grease (pelumas pesawat selam), alas untuk sholat dan beberapa sponge dengan mengecil, ” katanya saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (24/4).

Selain tersebut tim gabungan juga menemukan tumpahan minyak di kedudukan yang serupa dengan penemuan barang-barang yang diyakini bagian KRI Nanggala-402.

Barang-barang tersebut ditemukan di kira-kira radius 10 kilometer sebab titik pencarian, sementara tidak ada kapal lain yang melintas di daerah situ.