August 5, 2021

Komunikasi Dua Arah, Kunci Muhamad-Saraswati Merangkul Kaum Muda

Komunikasi Dua Arah, Kunci Muhamad-Saraswati Merangkul Kaum Muda

Tangsel, Akuratnews. com kepala Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, membicarakan salah satu tantangan terbesar peserta Pilkada Serentak 2020 ini merupakan meningkatkan partisipasi pemilih-pemilih muda.

“Pasti ini adalah tantangan untuk semua Pilkada, semua paslon, bagaimana meningkatkan kesadaran, ketertarikan para-para pemilih pemula untuk ikut di dalam pemilihan, ” katanya setelah bertemu delegasi Pemuda Kristen Tangsel & Banten, di Restoran Remaja Belang, Jalan Ciater Barat Raya, Ciater, Serpong, Kota Tangsel, Kamis (27/8/2020).

Menurut Saraswati, umumnya pemilih pemula terdiri dari mereka yang belum masuk dunia kegiatan atau belum merasakan susahnya membuat usaha, sehingga tidak menganggap Pilkada sebagai bagian dari kepentingan mereka.

Sebagian kaum bujang masih tidak menyadari bahwa Pilkada melahirkan pemimpin yang menjalankan kebijaksanaan terkait kehidupan sehari-hari masyarakat, tercatat kaum muda, selama 5 tahun ke depan.

“Ini harus disadarkan dan harus langsung disosialisasikan bagaimana kebijakan 4-5 tahun ke depan itu sangat berpengaruh pada kehidupan mereka. Dari kesadaran itu saya rasa mereka mampu mulai meningkatkan partisipasi di Pilkada, ” kata tokoh politik milenial ini.

Ia tegaskan, dirinya bersama Calon Wali Tanah air, Haji Muhamad, akan sangat menghiraukan apa-apa saja yang menjadi hajat kaum muda di Tangsel. Pihaknya sangat menyadari bahwa kaum bujang adalah kelompok masyarakat yang terbuka akan perkembangan zaman.

Ia menambahkan, literasi digital adalah salah satu program yang akan dijalankan pemerintahannya bersama Muhamad.

“Kami mau menggaet dari bidang minat apa yang menjadi kesedihan mereka, apa yang dibutuhkan buat memastikan keberlangsungan hidup. Artinya, terkait masa depan dari segi pekerjaan, entrepreneurship, bakat dan minat dari segi digital. Mereka generasi yang melek dan sadar, ” ucapnya.

Untuk saat tersebut, Muhamad-Saraswati akan menggencarkan komunikasi besar arah dengan komunitas-komunitas pemuda pada Tangsel untuk menjaga semangat & dukungan kaum muda.

“Saya rasa komunikasi dua pokok ini akan membantu kami buat menjaga ketertarikan mereka maupun selalu soliditas mereka, dan keaktifan itu sampai pada saatnya nanti pemilihan, dan bahkan setelahnya, ” tambahan Saraswati.

“Bergotong royong, berkolaborasi dengan kekuatan muda merupakan satu diantara napas pengabdian kami, ” tegas Saraswati.

Salah seorang perwakilan Pemuda Kristen Tangsel dan Banten, Sahat Martin Philip Sinurat, menyebut pertemuan pihaknya dengan Saraswati adalah untuk membahas program-program bagi kaum muda, menyatukan komunitas-komunitas pemuda menuju “Tangsel untuk Semua”.

“Tadi kami telah bertemu, bertukar pikiran. Beliau mau Tangsel itu bisa menjadi tanah air untuk semua. Bagi anak bujang, tentu itu pemikiran yang betul positif. Apalagi beliau ingin membakar pendidikan dan juga pemberdayaan ekonomi bagi anak muda, ” benar Sahat.

Pihaknya menyatakan dukungan kepada Muhamad-Saraswati dan akan bergerak bersama agar program-program dari pasangan ini, terutama yang menargetkan kaum muda, bisa dipahami oleh banyak orang.

Dia menghormati anak-anak muda saat ini mengarah cuek dengan agenda Pemilu ataupun Pilkada karena mereka yakin bahan pemimpin yang dipilih hanya memanfaatkan suara mereka. Tapi, yang dia temui pada sosok Saraswati benar berbeda. Pihaknya menilai Saraswati mempunyai rekam jejak yang bagus dan bisa merealisasikan program-program yang disampaikan.

“Ketika calon itu bisa mendekati, menunjukkan bahwa agenda yang dibuat itu memang untuk kebutuhan anak muda, bagaimana bani muda bisa bekerja, bisa memperoleh pendidikan, bisa dapat hidup yang lebih layak, pastinya anak muda akan tertarik, ” terangnya.

“Dia kan anak muda juga, selama bertahun tahun dalam DPR konsisten memperjuangkan aspirasi asosiasi, termasuk persoalan-persoalan ketimpangan sosial yang ada di tengah masyarakat. Tersebut bisa disampaikan kepada masyarakat khususnya generasi muda di Tangsel, ” tambah Sahat.