August 3, 2021

Gubernur: Kegiatan Tempat Ibadah Sedang Diperbolehkan

Medan, Akuratnews. com – Pemerintah Daerah (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tidak melarang kegiatan ibadah di tempat ibadah selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Klub (PPKM) Mikro. Ibadah rutin tetap diperbolehkan, namun dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Tempat ibadah diperbolehkan sepanjang menerapkan Prokes yang selektif. Jika harus ditutup ialah hasil evaluasi Satgas kabupaten/kota masing-masing, ” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelum acara Vidcom bersama Gajah Koordinator Perekonomian di Vila Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Rabu (7/7).

Memang sesuai Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 serta Instruksi Gubernur Sumatera Mengadukan No. 188. 54/26/INS/2021, buat wilayah yang berada di level 4, disampaikan pengoperasian ibadah di rumah ibadah ditiadakan. Namun semuanya tergantung kondisi daerah, jika Pemerintah Daerah menyatakan penyebaran Covid-19 masih aman dan terarah, maka kegiatan keagamaan pasti dapat dilaksanakan di panti ibadah dengan persyaratan & Prokes yang ketat.

Disampaikannya, saat itu penyebaran Covid-19 di Sumut masih relatif terkendali. Penambahan kasus Covid-19 di Sumut belum mengarahkan untuk penyudahan tempat-tempat ibadah.

“Masih terkendali, kita belum harus menutup tempat-tempat ibadah untuk ibadah rutin, namun harus menerapkan Prokes dengan ketat. Bila mana di dalam perkembangan kemudian Satgas kabupaten/kota setelah evaluasi merasa menetapkan menutup tempat ibadah tatkala waktu, itu dilakukan buat melindungi masyarakat, ” jelas Gubernur yang didampingi Besar Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut Irman Oemar.

Gubernur juga mengimbau masyarakat agar lestari di rumah dan peraturan menerapkan Prokes 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Hingga saat ini, penerapan aturan kesehatan secara ketat ialah cara yang paling sakti untuk mencegah penyebaran Covid-19, ” katanya.

Edy Rahmayadi juga mengimbau masyarakat Sumut untuk mengizinkan disuntik vaksin Covid-19 & mengikuti vaksinasi gratis dengan dilaksanakan pemerintah. Selain sebab sudah diperintahkan negara, vaksinasi juga merupakan langkah paling baik untuk mencegah dan mempersempit penyebaran Covid-19.

“Sehingga dengan implementasi ini, maka harapan kita status Covid-19 di Sumatera Utara, khususnya Kota Kawasan dan Sibolga masuk ke level yang lebih baik, ” sebutnya.