August 3, 2021

Geledah Rumah Dinas Walikota Banjar, KPK Bawa Dua Koper Bersegel

Geledah Rumah Dinas Walikota Banjar, KPK Bawa Dua Koper Bersegel

Jakarta, Akuratnews. com – Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK) membenarkan tengah bergerak melaksanakan penyelidikan kasus korupsi di Praja Banjar, Jawa Barat.

Kali ini, komisi anti rasuah ini sedang menelisik kasus perkiraan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjar, Jawa Barat Tahun 2012-2017.

“Tim penyidik KPK cukup melakukan tahap pengumpulan alat masukan antara lain memeriksa saksi dan melaksanakan kegiatan penggeledahan di beberapa wadah di kota Banjar, ” introduksi Pelaksana Tugas (Plt) Juru Cakap Penindakan KPK, Ali Fikri  kepada wartawan di Jakarta, Jum’at (10/7).

Ali melanjutkan, lupa satu lokasi yang didatangi pemeriksa KPK  adalah Pendopo Walikota serta Dinas PUPR Kota Banjar, Jumat (10/7)

“Termasuk pada antaranya hari ini di Pendopo Walikota Banjar dan Dinas PUPR Kota Banjar, ” ujarnya.

Di rumah dinas Walikota Banjar, lima orang anggota KPK terlihat keluar membawa dua koper yang disegel.

Petugas keluar dikawal personel polisi bersenjata. Dua koper yang dibawa dimasukan ke masing-masing mobil minibus kijang Inova plat B yang diparkir di samping rumah dinas walikota. Dua mobil tersebut mendatangi panti dinas walikota sejak pukul 09. 30 WIB.

Kembali pada Ali, dirinya belum meluluskan penjelasan secara gamblang terkait pengusutan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Kota Banjar, termasuk apakah telah ada tersangka dalam peristiwa ini.

“Sebagaimana sudah kami sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pemberitahuan tersangka akan dilakukan saat interpretasi atau penahanan telah dilakukan, ” ujarnya.

Sehari sebelumnya, sejumlah petugas KPK mendatangi PT. PMG di Kota Banjar. Empat unit Kijang Innova berplat cetakan Jakarta memasuki halaman kantor itu. Diduga pemeriksaan ini terkait order infrastruktur di Kota Banjar.

Kedatangan petugas terlihat sejak pagi hari hingga malam keadaan. Saat pemeriksaan, pintu gerbang PT. PMG tertutup rapat.

Sejumlah polisi tampak berjaga di pintu masuk kantor perusahaan dalam bidang energi tersebut. Baru sekitar pukul 19. 00 WIB, aparat KPK meninggalkan kantor PT. PMG.