May 13, 2021

Buktikan Dirinya Tetap Eksis, Ita Purnamasari Rilis Single Karya Dian PP dan Deddy Dhukun

Buktikan Dirinya Tetap Eksis, Ita Purnamasari Rilis Single Karya Dian PP dan Deddy Dhukun

Jakarta, Akuratnews. com- Lady Rockers asal Surabaya Ita Purnamasari buktikan bahwa dirinya masih tetap eksis dengan    merilis single anyar karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun (2D) yang berjudul ” Semua Siap Satu”, dibawah naungan label HP Music”.

Selain menandai 3 dekade kiprahnya serta membuktikan bahwa dirinya tetap eksis,   perilisan lagu ini juga   memiliki makna yang spesial   bagi Ita Purnamasari, sebab bertepatan dengan hari ulang tahunnya dengan jatuh pada hari ini Rabu 15 Juli. Jadi ini merupakan   sebagai kado manis di hari jadinya yang ke 53.

Lagu “Semua Siap Satu” ini   memang bukanlah   lagu baru, sebab sebelumnya pada dekade ’80an pernah benar populer dinyanyikan oleh Malyda. Kemudian pernah juga dinyanyikan oleh 3 Diva yang terdiri dari Ruth Sahanaya, Helmy Yahya dan Lala Suwages pada 2010 silam.

Dipilihnya lagu “Semua Siap Satu” ini bagi Ita tidak tanpa alasan, sebab sebelumnya ia pernah tergabung dengan kelompok 7 Bintang, dimana   lagu “Semua jadi Satu” ini selalu menjadi pilihan untuk dinyanyikan olehnya. Bahkan Ita mengaku bahwa lagu itu dirasa pas dengan karakter vokalnya.

” Saya memeilih lagu Semua Jadi Satu i ini karena saya merasa betul dan pas dengan karakter vocal saya, selain itu juga sudah mendapat restu dan menjadi kesepakatan bersama dengan produser saya yaitu pak Hadi Soenyoto, “, nyata Ita saat menggelar jumpa pers melalui Zoom, di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, di dalam Rabu sore (15/07/20).

Lebih lanjut Ita menambahkan kalau untuk aransemennya dipercayakan oleh Tohpati, dipilihnya Tohpati  tentu bukan tanpa alasan, menurutnya Tohpati musiknya sesuai dengan selera anak-anak sekarang.

” Untuk aransemen musiknya kita percayakan kepada Tohpati, alasannya ya karena selain dia musisi bagus dan terkenal, juga sebab musiknya Tohpati saya anggap mewakili selera kekinian atau milenial. Jadi biar nyambung dengan selera musiknya anak-anak sekarang, ” tambah istri dari musisi Dwikki Dharmawan ini.

Sementara Tohpati yang juga ikut dalam acara terbit melalui   zoom mengaku tak ada kesulitan dalam mengaransemen corak sesuai dengan karakter vokal milik Ita.

” Untuk vocal hampir nggak ada sandungan, kita tau kemampuan Ita itu luar biasa, sementara untuk musiknya kita sesuaikan dengan karakter vocalnya Ita, saya nggak mau ngubah atau memilih sound terlalu jauh dengan karakter suara Ita dengan khas dan sudah dikenal banyak orang, namun   secara musik tetap kita garap dengan tampilan kekinian, ” jelas Tohpati.

Ketika ditanya soal muslihat promosi yang akan dilakukan, Ita tidak mau membeberkan,   namun Ita malah melempar pertanyaan ini kepada sang produsernya HP Music yaitu Hadi Soenyoto untuk menjawabnya.

” Kita tak punya strategi khusus, tetapi kita gunakan sarana yang ada selalu, seperti YouTube dan media baik lainnya, tentunya juga promo  radio-radio. Lagu ini juga  sudah tersedia di semua platform digital seolah-olah langit musik, deezer dan sportyfy, ” terang Hadi Sunyoto.

Lebih jauh Hadi Sunyoto juga menjelaskan tentang kemungkinan bakal diadakannya konser live, namun sebab masih dalam situasi Covid, oleh karena itu yang paling mungkin adalah dengan menggelar konser virtual.

” Untuk konser mungkin selalu bisa dilakukan, tapi karena situasinya begini (situasi Covid) ya hamba serahkan sama Dwikki saja (merujuk kepada Suami dari Ita Purnamasari). Nanti kita akan berembug sesuai Dwikki bagaimana bagusnya, ” tambah Hadi Sunyoto.

Dalam sesi jumpa pers yang berlangsung kurang lebih selama 1, 5 jam tersebut, Ita juga ditodong oleh wartawan untuk menyanyikan lagak “Semua Jadi Satu” secara tepat   dengan iringan piono yang ia mainkan sendiri. mengingat Ita juga memiliki kemampuan bermain piano dengan baik.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut serupa diputarkan potongan video   sejak lagu tersebut selama satu   menit. Mengapa cuma satu menit?, padahal lagu tersebut berdurasi lebih dari satu menit?,   ternyata jawabanya agar para wartawan & semua yang hadir penasaran. Siap jika ingin mendengarkan lagu dengan utuh bisa langsung klik dalam channel YouTube HP Music.

Memuliakan Para Pencipta Lagu

Tersedia hal yang patut digaris bawahi dari jumpa pers yang digelar kali ini, terutama pernyataan dari pemilik HP Music yaitu Hadi Sunyoto. Terutama ketika ditanya oleh moderator acara yaitu Irish Riswoyo yang juga sekaligus Ketua PWI Jaya Sie Musik, Film serta Lifestyle.

Irish mempersunting tentang kegiatan HP Music yang belakangan getol menampilkan kembali seniwati senior, untuk   berkiprah lagi di jagad musik Indonesia,   dengan merilis single-singlenya. Selain Ita Purnamasarin belum lama ini Hadi Sunyoto juga   menggaet raja Dangdut Rhoma Irama, untuk berduet kembali dengan Rita Sugiarto yang telah berpisah selama kurang lebih 39 tahun lamanya. Kira taksir apa yang menjadi target bisnisnya hingga berani mengekspos artis senior untuk kembali tampil?. Dengan jawaban yang sederhana namun bermakna betul dalam, hadi Sunyoto pun membalas.

” Saya tidak punya target apa, saya cuma ingin agar pencipta lagu ini mendapatkan haknya. Coba lihat, banyak sekali para yutuber mngcover lagu orang tanpa injin, dia dapet uang banyak, tetapi penciptanya tidak dapat apa, kasihan kan penciptanya hanya gigit jari, “, jelas Hadi Sunyoto.

Lebih tinggi bos dari HP Music tersebut menambahkan, ” Sekarang kita memiliki kerjasama dengan YouTube, jadi jika ada orang yang sembarangan nyanyiin lagu orang tanpa ijin dalam YouTube kita akan minta buat di stop atau ditutunkan, kita perjuangkan ini, agar pencipta gaya dapet haknya, kasihan mereka, “. tambah Hadi Sunyoto.

Apa yang sedang diupayakan sebab bos HP Music ini tentusaja patut kita dukung, sebab betul adanya bahwa nasib pencipta lagu itu paling memprihatinkan jika dibanding dengan penyanyi atau arrangernya. Karena karyanya banyak yang digunakan orang tanpa ijin untuk meraih keuntungan karakter.