May 13, 2021

Beirut Diguncang Ledakan Dahsyat, Israel Berkilah Terlibat

Beirut Diguncang Ledakan Dahsyat, Israel Berkilah Terlibat

Beirut, Akuratnews. com – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8). Sejumlah laporan menyebutkan, setidaknya sepuluh orang meninggal dunia dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.

Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hasan mengatakan, ada banyak target luka dan insiden tersebut menjadikan kerusakan besar.

Video dari lokasi kejadian memperlihatkan tabun tebal membumbung ke angkasa sesudah ledakan pertama terjadi.

Kemudian terjadi ledakan kedua dengan jauh lebih besar yang boleh menghancurkan beberapa bangunan di sekitarnya. Ledakan ini menyerupai cawan raksasa, serupa ledakan bom berdaya pecah tinggi.

Salah seorang saksi mata kepada BBC mengatakan, ledakannya begitu besar hingga mengira-ngira ia akan tewas. Ledakan itu juga dikatakannya sangat memekakkan telinga.

Media setempat menyuarakan, banyak orang-orang terjebak di bawah reruntuhan. Sejumlah mobil-mobil dan gedung di sekitarnya yang rusak payah. Bahkan beberapa rumah sakit dikabarkan kewalahan menerima para korban.

Laporan CNN menyebutkan, ledakan yang menyerupai bom ini berawal dari kebakaran besar yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan mercon dekat pelabuhan di Beirut.

Ledakan itu merusak banyak bangunan, tercatat kediaman mantan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri. Bahkan rumah sejauh 10 kilometer dari lokasi ledakan, ikut mengalami kerusakan.

“Rasanya seperti gempa bumi. Saya rasa lebih besar dari ledakan saat pembunuhan Hariri di dalam 2005, ” kata seorang perempuan di pusat Kota Beirut kepada  AFP .

Seperti diketahui, Hariri tewas dalam aksi bom bunuh diri pada iring-iringan mobilnya 14 Februari 2005 lalu.   Empat anggota Hizbullah  didakwa atas pembunuhan tersebut di pengadilan Belanda. Vonis atas dakwaan tersebut rencananya dibacakan Jumat depan.

Israel sendiri segera menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam ledakan tersebut.

“Israel tidak tersedia hubungannya dengan insiden itu, ” kata pejabat yang enggan menyebut namanya, seperti dikutip  Al Arabiya .

Gajah Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi mengatakan kepada televisi Israel N12, ledakan itu kemungkinan besar adalah kecelakaan yang disebabkan oleh kebakaran.

Kepala Keamanan Ijmal Lebanon, Abbas Ibrahim menduga ledakan berasal dari bahan peledak dengan disimpan di kawasan tersebut bertahun-tahun sebelumnya.

“Nampaknya tersedia gudang yang menyimpan material yang disita bertahun-tahun lalu, dan boleh material itu berdaya ledak mulia, ” ujar Ibrahim.

Pemerintah Lebanon sendiri lewat Pertama Menteri Tammam Salam menetapkan Rabu (5/8) sebagai Hari Berkabung Nasional  dan akan melakukan investigasi arah ledakan tersebut.