September 21, 2021

Banjir, Akses Jalan Utama di Wilayah Depok Ini Lumpuh

AKURATNEWS. COM -Banjir akibatkan akses jalan utama masyarakat lumpuh. Banjir kerap terjadi pasca diguyur hujan deras di Jalan Utan Kayu Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok.

Banjir bahkan bisa mencapai seukuran pinggang orang dewasa itu sudah jadi fenomena menahun bagi warga sekitar & para pengendara yang kerap melintasi jalan yang maka akses utama penghubung jarang Depok dan Bogor itu.

“Tiap habis diguyur hujan lumayan lama, Jalan Utan Jaya terang banjir. Apa lagi kalo deras bisa sampai membunuh akses jalan utama masyarakat Depok dan Bogor”, kata pendahuluan Agus, warga Pondok Jaya, Cipayung, Depok, Sabtu, (22/5).

Dia dan warga pengguna jalan lainya bahkan harus urungkan rencana melintasi banjir di Tiang Utan Jaya lantaran ketinggian banjir bisa sampai patokan pinggang orang dewasa.

“Ya ngak ada yang mau nekat terjang banjir kalo air udah tinggi. Apa lagi kalo hujannya deres dan periode. Banjirnya bisa sampai sepinggang orang dewasa mas”, tutur Agus.

Banjir di Jalan Utan Hebat dan beberapa rumah tinggal wilayah Pondok Jaya, Cipayung ini salah satu letak yang sejak lama oleh karena itu keluhan warga lantaran tidak kunjung bisa diatasi Negeri Kota Depok hingga saat ini.

“Sudah berlaku lebih dari lima tarikh lalu. Warga yang piawai melintas sampai hafal kalo setelah hujan deras positif banjir dan harus pilih akses jalan memutar menggunakan gang yang cuma lulus dilewati satu motor”, logat Bowo, pedagang di sekitar lokasi banjir Jalan Daerah Utan.

Sementara itu, Ketua RT 008 RW 04 Pondok Hebat, Cipayung Depok Hary Pujianto membenarkan jika jalan dilingkunganya kerap jadi akses ustaz alternatif pengendara motor zaman menghindari banjir di Timah Utan Kayu.

“Pasca hujan deras, berkepanjangan lingkungan ini (RT 008/04) memang sering jadi ustaz alternatif motor saat berlaku banjir di akses tiang utama warga Pondok Hebat yang juga berbatasan provinsi Bogor”, ujarnya.

Banjir yang kerap berlaku itu menurut Hery, serupa sudah lama jadi keluhan warga sekitar karena banjir bisa sampai masuk kebeberapa rumah warga yang berada di wilayah RT 002 dan 005 RW 04.

“Sekitar tiga atau empat tahun awut-awutan warga bahkan sempat diungsikan sementara karena beberapa rumah warga terendam ketinggian genangan air”, kata Hery.

Hery dan awak juga berharap pemerintah tanah air bisa serius menangani kasus banjir kerap terjadi pasca hujan deras.

“Harapanya ya supaya negeri kota bisa serius, segera mengatasi banjir di beberapa rumah warga dan pekerjaan yang jadi akses istimewa warga Pondok Jaya itu”, tutupnya.

Tengah itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Bagian (DPUPR) Kota Depok Dadan Rustandi masih belum berikan respons saat dihubungi per pesan singkat Jumat, (21/5)

Hingga berita ini ditayangkan, Dadan terang masih belum mau berikan respon terkait titik banjir yang menjadi keluhan awak dan para pengguna Tiang Utan Kayu, Pondok Jaya Cipayung Depok.

Meski begitu sebelumnya Dadan sempat mengatakan dirinya akan lakukan tinjauan langsung kelokasi banjir.

“Saya akan liat lokasinya dulu. Nanti baru bisa diketahui penyebab dan langkah cara penangananya akan seperti apa”, ujar Dadan di biro DPUPR, Kamis, 16 Mei 2019 lalu.

Untuk diketahui, sekitar tahun 2016 sampai 2018 awut-awutan DPUPR Depok pernah kucurkan dana dilokasi banjir itu. Nilainya kurang lebih sampai Rp. 2 miliar.

Gelontoran dana APBD Depok itu untuk ralisasikan peninggian exsisting Jalan Utan Kayu dengan betonisasi tiang dengan tebal sekitat 20 centimeter.

Pemeriksaan drainase di pinggir berkepanjangan tersebut juga pernah dilakukan namun masih belum berkecukupan tangani banjir.

Kendati begitu, penanganan banjir tampak mandek seolah perkara banjir masih belum maka prioritas penanganan pihak Pemerintah Kota Depok.