August 3, 2021

‘Celebration of MeMiles’ Jadi Penanda Kembalinya MeMiles

‘Celebration of MeMiles’ Jadi Penanda Kembalinya MeMiles

Jakarta, Akuratnews. com – Sempat didera kasus perkiraan investasi bodong, namun akhirnya divonis tak terbukti oleh Pengadilan Jati (PN) Surabaya, September lalu, pelaksanaan MeMiles mulai bangkit kembali.

Dan setelah vakum sembilan bulan, MeMiles pun hadir sedang dengan semangat baru jelang 2021 dengan menghadirkan album kompilasi bertajuk ‘Celebration of MeMiles’.

Januari 2021 mendatang album ini siap dirilis dengan berisi 12 lagu dari berbagai genre musik, mulai dari keroncong, hip-hop maka K-Pop.

Masing-masing pembawaan dibawakan beberapa member dan menyimpan kegembiraan member atas kehadiran kembali MeMiles setelah sempat didera masalah.

“Album ini aforisme syukur member atas kebangkitan sedang MeMiles, sekaligus sebagai langkah mula kami kembali, ” ujar Yulienka, salah satu member MeMiles dengan ikut dalam album ini saat sesi pemotretan album di Jakarta, Rabu (23/12).

Selain Yulienka, album ‘Celebration of Memiles’ ini juga diisi oleh Eksekutif MeMiles, F Suhanda, Ayu dengan menyanyikan lagu keroncong, Ami pada genre pop, Santa di ragam hip hop serta Squad Band.

“Album ini telah dipesan oleh 100 ribu member Memiles. Kita memang buat dalam versi CD buat member MeMiles yang berjumlah 300 ribu member, ” imbuh Yulienka.

Direktur MeMiles, F Suhanda juga mengungkapkan rasa syukurnya atas segera rilisnya album ini.

“Kami bangga sekaligus bersemangat pada kebangkitan ini. Hal ini dilukiskan di lagu dalam album kompilasi ini, ” ucap Suhanda.

Album ‘Celebration of MeMiles’ yang terbit Januari 2021 ini akan ada di digital store dan kanal media sosial. Sedangkan album wujud berupa CD akan diedarkan bagi para member MeMiles di segenap Indonesia.

Seperti diketahui, Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar dugaan investasi bodong MeMiles di akhir 2019. Polda Jatim lalu mengusut kasus itu dan membuktikan banyak saksi, termasuk para pesohor mulai dari kalangan artis had Keluarga Cendana.

Namun di persidangan, PN Surabya menyatakan MeMiles tidak bersalah melanggar sejumlah UU dalam menghimpun uang sebab masyarakat yang tembus hingga Rp750 miliar.