October 22, 2021

17 Agustus Dijadikan Momen Kebangkitan Rempah-Rempah Indonesia

17 Agustus Dijadikan Momen Kebangkitan Rempah-Rempah Indonesia

Jakarta, Akuratnews. com- Indonesia sudah sejak lama dikenal dunia jadi negara yang memiliki kekayaan zona yang luar biasa. Tidak ganjil jika dahulu rempah-rempah dan tumbuhan obat yang tumbuh subur pada Indonesia pernah diperebutkan oleh negara2 barat. Indonesia bahkan disebut jadi megabiodiversity terbesar kedua setelah Brazil. Dari total sekitar 40. 000 jenis tumbuh-tumbuhan obat yang sudah dikenal di dunia, 30. 000-nya disinyalir berada di Indonesia.

Dan Indonesia pun lumrah dengan julukan live laboratory. Pada Indonesia sendiri, meskipun disinyalir 90% total jenis tumbuhan-tumbuhan berkhasiat jamu ada di Indonesia, ternyata cuma terdapat sekitar 9. 000-spesies tanaman yang diduga memiliki khasiat obat.

Dengan kecenderungan asosiasi dunia yang lebih memilih buatan obat herbal yang berasal sejak bahan-bahan alami kedepan akan meningkatkan permintaan akan tanaman obat. Serta permintaan ini semakin meningkat sejak pandemi Covid-19 melanda dunia.

Peluang inilah yang ditangkap oleh PT Bio Natura Perkasa dengan memproduksi obat dari bahan-bahan alami Indonesia yang dipadukan oleh bioteknologi modern, dan produk mulailah yang mereka keluarkan salah satunya adalah Minyak SW Sumber Waras.

“Minyak SW Sumber Waras ini bukan minyak balur biasa, karena selain mengandung completely bahan herbal juga mengandung Probiotik yang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, ” kata Zakaria Achmad, Product Manager Minyak SW Sumber Waras, dalam siaran persnya kepada awak media, bertepatan dengan HUT RI ke-75.

“Minyak SW Sumber Waras ini juga memiliki fitur yg kami sebut dengan AirBiotics, ialah probiotik yang diuapkan ke udara yang efektif membuat virus menjadi dormant atau tidak aktif, inilah yang membedakan Minyak SW Sumber Waras dengan minyak balur lainnya, ” lanjut pria yang biasa disapa Zakaria ini.

Sejak dilaunching Mei 2020 lalu, Minyak ini menjadi viral pada kalangan ibu-ibu mulai dari pelosok hingga artis Ibukota seperti Dhini Aminarti, Oki Setiana Dewi hingga pesinetron Ryana Dea.

“Alhamdulillah, respon dari masyarakat, utamanya di kalangan ibu-ibu sangat benar, karena mereka merasakan langsung manfaat dari Minyak SW Sumber Waras, bahkan Dhini Aminarti sempat menjulukinya dengan minyak ajaib karena temannya yang sembuh dari kista Payudara, Oki Setiana Dewi dan Ryana Dea juga ikut memviralkan sesudah mengatakan anaknya tidur lebih pulas sejak menggunakan Minyak SW Sumber Waras ini, ” jelas Zakaria.

Zakaria kemudian juga menjelaskan, bahwa Indonesia memiliki daya yang sangat besar untuk menjadi produsen obat herbal berskala internasional, yang tidak kalah bersaing dari negara lain.

“Sebagai negara yang memiliki lebih dri 30. 000 spesies tumbuhan obat, harusnya Indonesia dapat menjadi pengekspor produk obat herbal terbesar di dunia. Namun faktanya, sekitar 9. 600 spesies tanaman yang diketahui memiliki khasiat obat belum dimanfaatkan secara optimal sebagai obat organic. Karena itu kami bertekad buat menjadikan PT Bio Natura Perkasa sebagai pionir dari natural medication bukan menjadi follower, sehingga sedari awal kami mempersiapkan produk yg berkelas dunia. ” tegas Zakaria.

Sebagai perusahaan lokal, PT Bio Natura Perkasa memanfaatkan bahan baku 100 persen asli Indonesia dan bioteknologi yang diterapkan pun menggunakan tenaga ahli asli orang Indonesia tetapi dengan kualitas dunia.

“Indonesia selain memiliki kekayaan alam yang luar biasa juga memiliki tenaga-tenaga ahli di bidang bioteknologi yang cukup mumpuni untuk membuat produk obat herbal berstandar internasional, karena tersebut kami yakin produk yang kami ciptakan bisa menembus pasar dunia, insya Allah, ” ujar Zakaria.

“Pada hari ini tepat di Hari Kemerdekaan Gemeinwesen Indonesia, PT Bio Natura Perkasa juga merilis sebuah video yg membangkitkan semangat nasionalisme bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang kaya akan rempah-rempah serta tanaman obatnya, yang sudah seharusnya Indonesia bisa menjadi negara penghasil produk herbal terbesar di dunia, sekaranglah saatnya, Indonesia Maju, ” tutup Zakaria.